
Pandemi COVID-19 telah dimulai pada tahun 2019, dengan penyebaran yang luar biasa cepat. Penyebaran melalui droplet, virus dapat bertahan pada benda mati, sehingga secara tak langsung dapat meyebar melalui sentuhan. Hal ini yang membuat virus ini mudah menyebar. SARS-CoV-2 memiliki efek yang cepat terhadap tubuh, banyak ditemukan pada saluran napas, mulai dari hidung-trakea-bronkus-bronkiolus-alveolus-alveoli.
Hampir di seluruh belahan dunia semua negara terkena dampak COVID. Umur yang paling rentan terutama ialah anak-anak dan orang tua/ lansia (lanjut usia). Hal ini disebabkan karena umur anak-anak imun yang dibentuk belum cukup kuat untuk melawan virus ini. Sedangkan pada orang tua banyak sel-sel yang berdegenerasi sehingga tidak maksimal dalam menjalankan fungsi tubuh.
Usia tua dibagi menjadi 3: “young old” (65–74), “old” (74–84), and “old-old” (85+).
Hal paling mudah dilakukan untuk menjaga kesehatan ialah mencegah agar tidak sampai terkena penyakit. Seperti:

- Memakai masker ketika keluar atau ada tamu dari luar
Pemakaian masker harus benar dimulai dari atas hidung sampai bawah dagu. Sehingga menutupi dan tidak ada jalan virus masuk. Masker yang digunakan boleh masker medis atau masker kain. Lebih bagus lagi apabila masker yang digunakan masker KN95. Catatan yang perlu ditambahkan ialah, pada orang lansia sering menggunakan masker diturunkan, sehingga hidung tidak tertutupi, dengan alasan yang sering ketika ditanyakan ialah “merasa pengap ketika menggunakan” atau “tidak bisa bernapas kalau pakai masker”. Sebagai salah satu anggota keluarga kita memiliki kewajiban untuk saling melindungi, sehingga diperlukan edukasi khususnya dari keluarga. ^_^ - Sering mencuci tangan.
Mencuci tangan yang baik ialah memakai sabun, dengan 6 langkah, sela-sela jari dan sela-sela kuku harus terbilas dengan baik dan terkena sabun. Maksud dari sering mencuci tangan ialah setelah menyentuh benda yang berpotensi menularkan virus, contoh paling sering ialah setelah menyentuh uang, menyentuh gagang pintu rumah luar, membereskan sandal, benda-benda memberikan yang berasal dari luar, hp. Sering tidak disadari karena kita menghadapi “sesuatu yang tidak tampak”. sehingga harus berupaya semaksimal mungkin untuk memahami dan melakukan kebisaan baik sehingga kesehatan dapat terjaga - Yang perlu digaris bawahi mengenai lansia ialah psikis.
Lansia yang tidak diperbolehkan keluar rumah/ dengan alasan isolasi agar tidak mudah tertular orang lain sering merasa sendiri, anxiety/ cemas, Bahkan sering keluar sendiri tanpa sepengetahuan keluarga lain karena bosan dirumah. Hal ini diperlukan bagi keluarga lain untuk tetap menemani, memberikan motivasi dan seirng mengajak bicara atau menjadi pendengar yang baik. Sehingga lansia tidak merasakan kesendirian, tidak stress, dan merasa aman. - Melakukan hobi
Hobi bisa berupa apa saja, seperti menanam bunga, menjahit, membaca. Keluarga harus membantu memaksimalkan agar lansia tetap merasa senang walau dalam kondisi pandemi ^_^
Kemana-mana disarankan membawa:
- Tissue kering dan tissue basah
- Handsanitizer
- Masker bersih (cadangan)











